Laman

Tampilkan postingan dengan label yeyeye lalala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yeyeye lalala. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Januari 2014

End of (short) holiday

Hallo cuhubut! Baru saja merasakan liburan 10 hari. I can say that it's my last holiday sebagai seeorang pe-la-jar. One day, kalau aku holiday sebagai ma-ha-sis-wa. Anyway, liburan kali ini really really holiday.
Lega pake beuuud. Liburan kali ini walau kadang rada bete, rada sableng, rada rada. Tapi, I enjoy it. Sebenarnya, liburan kali ini ingin aku habiskan untuk diriku sendiri. Itu rencana awal. Tapi, mas yanda yang setelah 4 bulan nggak pernah megang hp akhirnya megang hp, dan itu hanya sekitar semingguan (mungkin lebih). Aku lupa kapan dia keluar, seingatku siang-siang setelah terbangun dari boci pas ngecek mention sudah ada mention dari dia. Girang lah! Hahaha. Ini bukan tentang kangen, tapi tentang banyak hal yang pengin aku bagi sama dia. Terutama tentang janji ambigu. Agak sebelnya. Aku telat tau tentang sesuatu ah rasanya kalau bisa kujitak kepalanya mas yanda! (Oke abaikan) Intinya rencana menikmati liburan buat ngilang pun gagal. Karena masih update twitter, bbm giduu(masih masang paket)
How I spent my holiday time? Nge-mall dan mengupas aspal Balikpapan.Yang penting aku keluar dari Bontang deh. Nggak hanya nge-mall sih, ya banyak hal lah. Yang jelas aku nggak mau begitu dipusingkan, nggak mau diberatkan, aku mau enjoy my holiday, walaupun sendirian. Kalau nggak sendirian ya biasanya bbman sama mas yanda. Kalau uda malam bbm nggak dibalas, bbman sama Gladys. Gitu aja tiap hari sampai akhirnya semalam tinggal Gladys yang bisa dibbm. Karena mas yanda sudah cauuu kembali ke kampus kemarin sore. Sedih. Nggak ngerti sedih aja....Tapi, see you on the second month(mungkin).

ini bbm terakhirnya. no matter how gajelas we are, how alay we are, wkwk.
nggak sabar ngumpulin cerita dan cerita lagi sama mas yanda ntar.
enjoy bigbro! sukses uasnya.
dinner @ bon cafe 31/12/13

@ fun station. ngabisin sisa sore terakhir di Balikpapan

@ Lamaru Beach. Seru bangeeet!



Gimana pun juga 2014 bakal jadi tahun terberat buat seorang Miranti Rezki Aulia dan jutaan siswa/i kelas 12 di Indonesia. Jadi, sebisa mungkin masuk sekolah aku sudah siap, sudah nggak akan ngeluh. Walaupun memang sebentar banget liburannya, tapi buat aku ini cukup lah buat mencuci otakku yang selama setahun sudah dikotori masalah.
Dan about enter the school. Di tahun 2014, agak kecewa karena nggak jadi bagi rapor. Well, no problem, kapanpun dibagikannya sama aja. Hanya saja lelahnya itu, ya nggak begitu lelah. Oke, aku terima kekecewaan ini. Lha apa yooo.

Makasih buat Tante dan Om yang sudi nerima aku di Balikpapan, wekekek. Kemudian 3 sepupuku yang jauh banget, Kiki yang kepoan banget, Anggi yang caper banget, Angga yang pelit banget, tapi mereka anak kecil yang lucu. Bakal kangen dongengin Anggi. Bakal kangen mereka bertiga. Tapi nggak ada mereka, liburan gue bakal benar-benar jomblo. Ngehehehe. Buat Kak Mer yang suka bikin bete juga, walau begitu rese gue sayang kok sama Kak Mer, tapi 2014 jangan rese lagi :') :* Terakhir, buat mas yanda, yang bikin hp makin genit selama liburan. Thankyou for being good reader. Good bbm reader. :D

Akhir kata. Saat ini resmi saya nyatakan. Saya nggak mau sering-sering nyolong waktu buat 'libur' di sisa waktu 3 bulan terakhir ini. Selamat semangat Miranti calon guru!

with love,


owner <3 font="">

Jumat, 20 Desember 2013

Eksplorasi 2013

Selamat siaaang saudara-saudari pembaca setia yang setia nunggu aku kembali. Menyenangkan sekali bisa bercumbu mesra dengan keyboard yang abal-abal ini. Menyedihkan, tapi saya harus jujur faktor utama ke-typo-an yang sering terjadi adalah karena keyboard dan juga sih karena akunya kalau habis nulis malas baca ulang buat benerin tulisan. Yasuda, selesai curhatnya. Sekarang mau berbagi cerita bahagia. Lama banget kan aku nggak bagi-bagi cerita bahagia. Nah, sekarang aku akan berbagi.

Well, tomorrow... eh yesterday eh... kemarin lah pokoknya. I go to Samarindaaah~ Untuk nonton film ini. Jeng jeng jeng jeng.........

*gugeling dulu tentang detail filmnya*Nah, uda dapat sedikit. Well, film ini novel adaptasi yang untungnya belum pernah aku baca sebelumnya. Karena aku selalu nggak puas tiap nonton film adaptasi, ini entah karena aku yang imajinasinya kelewat tinggi atau gimana nggak tau deh. Tapi serius, entah kenapa nggak pernah puas sama film adaptasi. That's why I love reading. Oke ini agak melenceng dari topik.
Jadi, novel 99 Cahaya di Langi Eropa ini hasil karyanya Hanum dan Rangga yang juga jadi tokoh dalam novel tersebut. Dalam filmnya juga mereka jadi tokohnya. Yaiyalah. Entah ceritanya memang pengalaman mereka berdua atau bukan (aku kurang tau) tapi ceritanya totally keren. Keren dalam konteks di sini, keren banget. Balik ke pendapat awalku tentang film adaptasi, aku ngerasa banyak part yang aku lihat dalam film mungkin bakal lebih jelas aku lihat kalau aku baca novelnya. That's why I really wanna this novel, pls..... (mulai ngelantur)

Aku ceritain secara singkat. Hanum ini adalah istrinya Rangga yang dapat beasiswa di Eropa. Nah, sebagai manusia biasa si Hanum ini lama-ama ngerasa bosan tinggal di tempat asing dan do you know how rasanya jadi minoritas? Ya begitulah rasanya. Si Hanum yang sensian orangnya, ketemu sama Fatma wanita muslim asal Turki yang punya anak namanya Ayse.
Hanum banyak belajar dari Fatma dan Ayse. Belajar tentang apa? Yang pasti tentang Islam di Eropa. Kalau aku sendiri dari film ini belajar how to be Agent of my religion. The best agent. Yang pasti bagaimana hidup sebaga muslim yang bukan hanya bisa solat, ngaji, puasa, tapi bisa ngasih liat sama dunia gimana seorang muslim itu. Aduh. Berat amat bahasa gua. Yang paling aku ingat adalah kalimat ini,
"Karena Islam bukan cuman tentang iman, tapi juga amal."
Dan Islam bukan cuman jalan yang kita lewati buat meraih ridho Allah. Melain kan jejak kita. Maksudnya, bukan hanya tentang beribadah tapi dakwah. Honestly, dulu sempat ragu, untuk apa dakwah kalau dengan ibadah aja bisa masuk surga. Sekarang I know. Sebagai muslim, we should.

Film yang luar biasa lah. I got so many lesson. Recommended banget buat anak muda. Must watching emang. Nggak nyesel sih, capek badan ke Samarinda nonton film ini. Mihihihi. Eksplorasi yang menyenangkan.

That was the moment a part of sweet memories. Walaupun anak-anak Bus 2 itu pada ngorokan, cupuan, betein banget lah. Aku kan orangnya biasa kalau kemana-mana itu berisik. Congorku ini nggak bisa di rem apalagi di Bus. Kalau diem mabok, biar lagi ke Balikpapan sendirian pun aku pasti nyanyi-nyanyi sendirian kok dan dengan nggak tau dirinya bikin orang di samping mau buru-buru ke dokter THT karena I don't care how worst my voice wey. Gue masang headset dan gue kencengin mana gue sadar kalau suara gue kenceng. Ehehehehe. Dan nggak pernah kapok dengan tatapan aneh orang se-Bus yaaa mereka kalau gue mabok juga rempong nantinya. Well, walaupun ABD (koordinator bus 2) itu berkali-kali ngingetin buat diem, aku tetep nggak bisa. AH! Pokoknya kalau naik bus sama temen-temen sekolah cuman ngorokan doang mati aja mending, mana ada serunya!!!!!! Dari jaman SD dulu tiap kemana aja yang namanya naik bus itu kalau sama temen-temen pasti seru, pasti ada yang jadi artis dadakan. Nggak kayak kemarin, duh krik abis... Tapi biar deh. Mereka hanya tak mengerti apa yang ku inginkan.

Akhir kata, ini da foto-foto sedikit....

Ready to Samarinda!

@ XXI waiting for 99 Cahaya di Langit Eropa

Numpang eksis dulu di studio XXI



numpang narsis
foto bareng. satu... dua... ti....klik! 





Jumat, 15 November 2013

'Serius'

Hallo guyssssssss. Long time no post lagi eaaah. Maklumi saja, karena saya yang sudah kelas tiga es em aa ini. Repeat. Ti-ga-es-em-aa ini. Hidupnya cuman tentang rumah-sekolah-tempat bimbel-rumah lagi. Kadang mungkin ke supermarket buat beli es krim. Kadang juga main-main, nongkrong, atau ketawa-ketiwi. Cuman semua itu aku lakukan kalau nggak di sekolah yang di tempat bimbel. Nggak ada waktu buat ngetweet, sekedar update facebook, apalagi lah untuk ngepost yang membutuhkan waktu yang banyak hanya untuk ngetiknya. Sebenarnya, kalau lagi di perjalanan pulang ke rumah suka mikirin mau nulis apa ya di blog. Kangen blogging. Lama nggak blogging. Tapi akhirnya, saya bisa menyisihkan waktu yang banyak ini yang sudah hampir sekarat karena dikudeta sama status yang katanya ‘harus serius belajar’, ‘nggak boleh banyak main’. Ya begitu lah sekilas info aja.


Tapi apakah saya mau curhat tentang waktu yang dikudeta. Nggak. Saya lagi-lagi mau bahas tentang masalah hati. Berat nih ya.

Saya sudah jomblo sekitar dua tahun lebih empat bulanan. Bukan waktu yang sebentar dan hampir dua tahun itu cuman dan hanya aku gunakan untuk mengikuti sebuah proses yang kata temen-temenku itu ‘move on’. Alhamdulillah. Di bilang belum berhasil juga nggak, dibilang berhasil juga nggak. Karena buat aku yang namanya move on akan selalu ada selama masih hidup dan akan selalu aku lakukan tiap hari.

Mungkin, kalau selama dua tahun itu lebih tepatnya proses dari kebiasaan menjadi biasa sampai sekarang. Misalnya, kebiasaan dapat ‘good night’, ‘good morning’ menjadi biasa aja kalau diucapin kayak gitu. Eh…. Nggak gitu juga. Ya banyak hal yang jelas sudah berubah dari dua tahun lalu dan sekarang. Kalau dulu tiap malam kerjaannya mikirin mantan, kalau sekarang mikirin gebetan. Gitu mungkin. Wekekek.._.v

Terus kapan mengakhiri masa jomblo ini? Jujur aja, kalau sekarang itu lagi dalam masa gerah, kesepian, pengin punya pacar, sudah lelah jomblo, pengin bener-bener disebut ‘move on’ sama temen-temen. Hanya saja aku juga nggak mau gegabah. Bukan juga nggak laku. Woooo. Nggak laku, padahal cuman nggak ada yang mau. Ehehehehe.

Sebenarnya banyak yang datang kemudian pergi selama dua tahun ini. Ada yang datang dan tetap menanti sampai aku ingin mendatangi. Ada juga yang datang hanya sekedar untuk menyakiti. Tsaaah. Tapi yang terakhir itu rada jarang. Karena aku orangnya sedikit hati-hati dan juga nggak terlalu suka janji. Bukan nggak terlalu, agak muak sama janji.

Katanya cowok kalau sudah serius itu beneran. Contohnya, waktu dia bilang ‘serius’. (semoga kalian nangkep sinyal kode atau sebuah makna tersirat). Tapi masa lalu bikin aku nggak bisa bedain yang mana serius sama cuman ubar janji. Cuman cari simpati. Cuman nguber empati.

Atau akunya yang terlalu serius sampai mereka yang mikirnya harus serius juga. Sampai-sampai hampir semua lelaki ea pria ea. Ya aku nganggep mereka itu sudah cukup dewasa untuk dipanggil seperti itu lah. Harus juga ‘serius’. Padahal kan nggak juga. Bukan berarti aku cuman mau main-main. Aku mau nyantai tapi jangan terlalu banyak ngumbar janji. Ya biasa aja. Sedangkan sebelum mereka tau perasaanku pun mereka sudah berani buat ngasih janji. Janji loh ya bukan harapan. Duh. Akunya loh aja takut buat berjanji. Nggak peduli seberapa traumanya sama janji. Entah dulu itu karena dijanjiin sama seorang cowok bukan lelaki makanya jadi tertipu. Tapi tetep aja sekarang nggak akan tergiur janji dan semoga juga nggak akan tergiur dengan pacaran. Karena sekali lagi, banyak hal yang belum aku lakukan buat diriku sendiri dan nggak akan aku lakukan ketika kepalaku sudah nggak hanya memikirkan aku. Ya setidaknya sekarang pun aku bisa bebas, bebas menentukan mau kemana, dengan siapa, dan bebas untuk mendengar janji-janji lain. Wkwk.

Semoga terhindar sama sebuah kebahagiaan yang mungkin nggak diridhoi Allah. semoga...

Sekian dulu, mau solat magrib kemudian cus ke gee ooow. Mau ngapelin guru matematika di tempat lesan. Good bye!

sweet smile.


mir

Sabtu, 04 Mei 2013

Satnite yeyeyelalalala!!!!

Good Night everybody!!!!! Good satnight, right? Hahahaha! Gua lagi di klik cafe. Ngapain? Nemenin Tika, eh tempatnya Tika yang nemenin gua. Jadi, gua lagi ada project buat artikel gitu. Buat sesuatu gitu. Jadi musti cari bahan gitu. Duh tapi kenapa mesti pake gitu terus sih. Oke. Hentikan. Nah. Yasudah, kita mulai aja cerita malam ini.
Jadi sabtu ini aku terbangun dengan indahnya di kasur ben ten gua yang nggak empuk dan nggak nggak nyaman juga. Ya seperti biasa lah, jam 5 alarm bunyi gua snoze kan. Kedua kali alarm bunyi dan baru gua bangun yeah. Langsung ambil air wudhu kemudian langsung solat subuh. Kemudian? Kembali ke kasur. YaAllah ampuni dosa hambamu ini yang pemalas bangeeeeet ngeeeet ngeeeet ngeeeeet. :(
Well. Sekolah. Sampai di sekolah dengan selamat sehat walafiat. Jreeeng. Hari ini gua duduk bareng Herman. Ini hari ke-dua. Eaaa. Special banget. Karena Herman. Nah loh apaa. (?) Yang jelas pas pelajaran terakhir selesai, yang ada aku sama Herman disitu curhat. Sampai nangis gua meeen. Serius. Bukan nangisin pacar atau apa tapi nangisin tanggung jawab. Ah sudah lah. Lega sih sekarang. Enak lah sekarang enak banget. Btw, Herman so damn nice listener. Wkwkwk. Dia sabar banget dengerin aku eaaa. Makasih ya manceee cucok remfooong!

Pulang sekolah langsung tidur. Nggak langsung tidur sih, aku baca bukunya si alex itu loh yang uname twitternya @aMrazing kalo nggak salah! Weh bukunya awalnya emang garing banget, tapi akhirnya wih so damn wonderful!!! keren boooo!

Oke, gua tidur kemudian bangun. Yaiyalah.... pls mir kalo nggak bangun mati dong. Sudah selesai. Cek hp, ada dua sms dari atika sama eki. Balas. Terus Kak Mer yang sms disitu biasa doang awalnya balas balas biasa. Tapi kok akhirnya deg banget dan akhirnya tangan langsung gemeteran lemes dan hpku melayang jatuh ke lantai dengan indahnya. Pelentag~ Ada apa ada apa sebenernya? Ea lebay. Padahal lupa makan seharian makanya tangan lemes. Hufftt

Uda ah. Alay. Ini ya disini. Aku lagi bertiga sama Atika sama Kak Abi. Aku jadi orang ketiga. Ya dari pada diantara mereka ada setan, jadi mending aku aja setannya #sedih #nangis #larikepojokancafe

Uda ah. Mau pulang! Bye guys! cupcup mwaaah.