Oke, I will do my best. Wish me luck!!!!!!! (´ʃƪ`)
Jumat, 27 Januari 2012
TOMORROW!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Oke, I will do my best. Wish me luck!!!!!!! (´ʃƪ`)
Selasa, 24 Januari 2012
My uncle's wedding!
Celamat menempuh hidup baru ya om arul! Semoga jadi keluarga sakinah mawaddah warahmah aaaaaaamiiiiiiiiiiiiiiiiin. Nggak berasa, om-omku uda pada melepas masa lajang semuaaa. :D
Minggu, 18 September 2011
tiga ratus empat puluh lima hari
I’m done! Hari ini aku pastikan aku sudah selesai dengan permainan yang hampir 3 tahun belakangan ini telah membentuk senyum, canda, tawa, rasa, luka, dan banyak hal. Permainan yang aku buat sendiri, dan melukai aku sendiri setahun belakangan ini. Aku nggak tau buat apalagi bertahan, nggak punya alasan buat terus berdiri di depan pintu. Jadi, saat ini sudah saatnya aku keluar dari ruangan ini. Berhenti berdiri di depan pintu.
Hal yang baru mulai menungguku, sekarang aku sudah terjatuh lagi. Terjatuh pada lubang yang sama sekali tak pernah ingin ku masuki. Iya, aku telah salah jatuh. Tapi, sejak kapan kita bisa memilih di mana kita terjatuh?
Aku tidak suka berbagi tapi dengan dia aku bisa jujur. Aku tidak suka membuka account jejaring sosial hanya untuk menunggu tapi aku suka melakukannya untuk dia. Aku tidak suka begadang tapi aku suka melakukannya untuk membaca satu kata yang selalu dia pakai ketika memanggilku. Aku tidak suka bertegur sapa ketika bertemu seseorang di sekolah, tapi aku melakukannya untuk membuat senyumku lebih manis setiap hari. Yap, dia mengubahku.
Nggak begitu parah memang, karena sama sekali aku nggak akan pernah membiarkan dia terluka, karena memaksakan kedaang. Entah sampai kapan aku bakal terbelenggu hal yang kadang membuatku ribet sendiri. Aku sudah terlalu lama menunggu hadirnya sosok ini, tapi ketika ku dapatkan ternyata tak semudah itu. Iya, bahkan sangat sulit.
Aku tidak akan meninggalkan hal yang sudah beberapa saat ini biasa ku lakukan, kalau itu masih dapat membuatku tersenyum, dan bahagia. Tidak-akan. Tapi kalau suatu saat aku terpaksa meninggalkan hal yang telah membuat senyumku jauh lebih manis ini, aku akan lakukan.
I will always fighting this feeling
mir’s heart
Senin, 12 September 2011
You’re yes you’re
Mungkin aku juga yang salah, tapi kamu sendiri tau aku nggak bakal ngelakuin hal semunak itu! Jujur.Aku.Nggak.Nyangka.Kalau.Sampai.Kayak.Gini.
Sekarang, kesannya aku yang jadi teman nggak tau diri, padahal kamu aja yang nggak ngerti. Sekali lagi. Kamu nggak ngerti, kamu nggak tau.
Aku.Tetep.Iya.Mau.Aku.Diem.Aku.Nggak.Negur.Kamu.Tetep.Kamu.Temanku.
Aku nggak akan mulai, karena aku nggak ngerasa salah. Aku nggak akan ngakhiri karena bukan aku yang salah. Ncamkan.
You’re my friend, and will always be.
-ttd.MirantiRezkiAulia onethreeoneeingtwosevenzeronefour
Jumat, 09 September 2011
Serba Salah
Kadang yang aku mau itu cuman kembali ke awal pada saat kita sama sekali nggak saling kenal. Kayak lagunya Citra “dan apa yang kurasakan saat ini seperti dahulu ku tak mengenal mu.” Aku emang uda nggak punya keinginan buat bersama lagi. Tapi perasaan jadi nanggung gini, nggak seencus dulu emang, tapi lumayan nyiksa, karena aku nggak bisa rela kalau kamu ngegantiin aku dengan orang lain. maaf.
Dan yang paling parah, aku seperti dipaksa keadaanku sekarang buat secepatnya ngusir kamu. Aku bilang “aku nggak bisa buka pintu” dia malah ngerusakin pintunya. Nyapuin semua puing-puing perasaan yang kamu hancurin dan dia buang ke tong sampah. Kadang ngerasa nyaman, tapi lama-lama jadi nggak enak. Kamunya nggak pergi-pergi juga.
Kadang kepikiran buat nyoba ngeluarin kamu ya kasarnya ngusir kamu dari sini, hati. Tapi nggak tega, walau cuman sekecil biji kacang hijau perasaan itu masih ada, aku genggam terus. Aku genggam terus, walau dia selalu nyoba buka tanganku dan genggam tanganku, aku nggak pernah ngelepas genggamanku. Jujur, aku nggak rela kehilangan perasaan yang udah bikin aku ngerasain apa yang belum pernah aku rasain. Tapi kalau terus-terusan kayak gini, aku juga nggak kuat.
Angin kemarin bisikin aku kamu uda bahagia sekarang, ya aku bukan nggak seneng kamu bahagia. Tapi tetep aja nggak rela kalau kamu bahagia sama yang lain. Maaf. Aku nggak bisa bahagia tanpa kamu, tapi cukup bahagia tanpa kamu. Aku bisa senyum tanpa kamu, tapi nggak semanis ketika aku tau itu. Aku jauh lebih egois dari apa yang kamu bayangin. Tapi kalau udah begini aku cuman bisa tersenyum pahit.
Sekarang aku nggak tau harus pilih yang mana? Bertahan? Atau Melanjutkan? Bertahan? astaagaa. Aku nggak mungkin bertahan lagi, nggak ada yang aku tunggu, uda nggak ada yang bisa diharapkan. Tapi melanjutkan, aku takut menyiksa dia yang sudah terlalu baik. Jadi harus gimana? Seandainya aku bisa ngapus bayangan mu aja, mungkin itu bisa sedikit ngebantu aku. Kata orang jatuh cinta lagi itu obat patah hati. Tapi kenapa malah bikin bingung gini?
mir’s heart
Rabu, 07 September 2011
They tell me “try, don’t cry”
I always try hard to never tired, pretend that I don’t love him. Although I really know the fact that I never stop loving him and will always do love him. I tired enough to hear my friend’s word. I tired. And now, I just don’t know what I should to do. Hahaha. So silly, but only this can make me feel hem. I can call it “happy enough”. Yes, I’m happy but I can’t scream that “I’m glad” you know why? ‘Cause only him can make me felt that way. Well, it’s okay. I lie, hem oke. I tell them I fall in love with another boy. That’s true. But only him can make felt that way. Not another boy, yes I feel more comfort with the new one. He listens me and understands me. But no matter how hard he knock my heart I still can’t open it. Remember if the lock is in his heart and yaaa…
I’m so sorry. I wanna share my joy after holiday but i feel so mellow this night. Today I always see 22 that’s soo annoy me. could you away from me 22? lalalala~ well, tomorrow I must go to school. byee. 22 love ya.
mir
Sabtu, 13 Agustus 2011
Bukber w/ rohis dan tragedi kedubrak
Assalamualaikum. Bounjour! Nggak sekolah nih, buat sebuah alasan yang masuk akal. Iyaap, kemarin sore kecelakaan, waktu otw ke sekolah sepulang etc. Di turunan gereja depan smp ypk, iyap jalan tembus. Rada horor, konon tempat itu ada penunggunya. Ahelah, biasa deh Indonesia. Ini yang kedua kalinya jatuh pas lewat turunan, dan ya aku harap ini yang terakhir, demi apapun yang terakhir ini bikin trauma banget sama yang namanya turunan, tau sendiri jalanan Bontang kebanyakan tanjakan.
Tragedinya gini, jam 5 lewat aku udah keluar dari etc. Sengaja sebenernya, biar sempet beli gelas plastik dulu sama sempet denger ceramah dan nggak mepet sama waktu buka. Perasaan udah unwell, motor rada menjengkelkan, awalnya nggak bisa distater pas di etc. Untungnya aku yang uda joki benerin motor bisa nyetater itu motor eaaa. Well, aku jalan dengan tujuan toko, mau beli gelas plastik. Dari toko, awalnya mau otw toko buku mau nyari #PJP buat gantiin pembatasnya #PJPnya Tari yang disobek sama ntah siapa. Pas di perjalanan, di tempat yang tadi aku kasih tau, disitu ada lubang yang cukup gede, dan yaaak, aku udah nggak punya keseimbangan bablas lah terjatuh. Syukur alhamdulillah ada yang nolongin ngangkat motor, karena jujur masih shock dan nggak kuat buat ngangkat motor. Aku nggak ngerasain sakit yang banget waktu itu. Jadi, bismillah aja dengan keadaan motor yang sedikit miring aku melanjutkan perjalanan ke sekolah. Alhamdulillah sampai sekolah. Ketemu Luthfi sama Sony aku nyuruh mereka cariin apaan gitu buat ngobatin lukaku. Oya, kakiku yang kanan itu uda berlumur darah, sandal hijau kesayanganku juga uda berlumur darah, nggak nyangka waktu kak echi dkk ngobatin aku, ternyata luka di kaki itu dalam banget. Jadi yang lumayan parah itu luka di kaki kanan, sama tangan kiri aku keseleyo.
Jadi tetep bukber bareng sama rohis. Ya, walau dengan keadaan yang babak belur aku nggak bikin kotak ketawaku ketutup kan? Jadi kalau ada yang bikin lelucon masih bisa ketawa. Hehehe.
Pulangnya, aku digonceng Arum. Dan motorku dibawak kak anjar sama kak toriq.
Makasih buat yang nolongin ngangkat motor, buat Luthfi dan Sony yang bantu nyari hansaplast walau nggak kepake (aku tau kalian peduli), buat kakak-kakak pmr (kak echi dkk) makasih banyak ya uda ngobatin luka-luka aku. Buat kak nunuk yang udah bersihin kakiku yang berlumur darah, kak hera juga, kakak-kakak rohis, temen-temen yang udah nanya-nanya, arum kak anjar kak toriq yang uda nganter pulang. Semua yang baik hati, suka menolong, dan uda bantuin aku, yang peduli sama aku. Maaaaaaaaaaaakasih banyaaaaak ({})
Waktu perjalanan pulang jadi keinget pas kecelakaan 2 tahun lalu di DW, dulu yang nganter vesa. Terus, vesa ngomong gini ke aku “aku gak pernah loh ya, ngajarin kamu ngebut” wkwk. Emang paling bisa. Yang bawak motor nada. Hiks. Kemarin aku ketemu vesa looh, terus nitip uang. Seneng banget looh #eh #abaikan. Astagaaa kayak mana aku bisa lupain kamu, kalau yang begini aja masih kuingat.
Makasih ya Allah masih dikasi kesempatan buat ngambil hikmah dan mencoba membenahi. Mungkin bakal nggak mau lagi naik motor. Duh trauma eee. Nggak apa-apa deh jadi anak rumahan. Main laptop, terus berkreatifitas. Why not khaan? Tapi jujur aku pingin kayak temen-temen aku yang bisa main bareng, jalan bareng, ya nggak apa-apa deh. Sesekali mungkin bisa, buruan dapat sim deh. Biar lega.
Udah dulu yaaw keadaan tangan nggak kayak biasanya, ngetik sebanyak ini memerlukan waktu yang lumayan. Maklum deh, tangan kiri keseleyo, tepat di pergelangannya. Buat menutup posting ini, aku punya foto-foto kemarin. Nggak banyak dan jelek-jelek soalnya photografernya kan sekarat haha.
penutupan itu foto kakiku kananku hahaha. kapan-kapan aku tunjukin lukanya itu kan uda dibalut ehehe :p byeeee. thankies.
m
Senin, 30 Mei 2011
Love between us
This is our love *jreng jreng*
We love each other for almost three years. *jreng jreng*
Oh before please forget her and her. Yes, I think now be better if I think they don’t exist.
Yaah, the reason is, I don’t want to feel hurt when I remember them.
Well, why we must come back being couple again? If we know, we will never can’t always together. *hiks*
Now, our chance in our hand. I promise will never play with your heart anymore. And I wish you never make me dissapointed.
But, one thing we can’t deny. Differences between us. We’re different. And will never be the same. Who wrong? Us?
We can’t go from reality when that love come to us. Yes, we are just a young girl and a young boy. Who don’t know yet what love is. But to feel this way, I enough to know. This feeling almost made us be crazy people. Suck. Really.
That’s why I never wish long lasting for our relationship. I just wanna spend my time to feel happy with him, now and untill time make us apart. Huh. Did you think that’s happy? Where they wish can longlast with their couple and wish he will marry you. And me? I just wish can be happy with him now, and maybe yesterday time to us to say good bye? Yes, waiting that time come. How will I can feel happy? I don’t know how. But with him made me happy enough. Yes, he does.
Huft. God, don’t mad at me if I love him. ‘Cause however, I love You more than I love him. Just take away this feeling God, if you take him from me. I will sincere. To let this happiness go. To let him go. I know, You have your reason why you create differences.
with smile, young girl
Kamis, 24 Februari 2011
Scream again
Baru saja ku baca lagi sms mu, beberapa minggu yang lalu. Aku ingin menyimpannya. Itu percakapan yang sangat menyakitkan buat ku sungguh. Ku perhatikan dan sekarang aku berpikir seperti ini.
“Kau menjual kata maaf teman mu, untuk mendapatkan ku lagi” semoga ini kesimpulan yang salah.
Oya apa peduli mu kalau teman-teman mu bermasalah dengan ku dan membenci ku? Bukan kah kamu yang membuat mereka seperti itu? Dan guess what? Aku tau itu yang kamu inginkan.
Percaya lah, bahkan sampai detik ini aku tidak pernah menyuruh teman-teman ku juga membenci mu, menjelek-jelekan mu apalagi menfitnah mu. Yang ku lakukan hanya mengatakan apa yang sebenarnya terjadi ‘pada ku’. Dan satu hal, aku tidak mungkin melakukan ini. Aku berpura-pura membenci mu, dan mengaku-ngaku kamu tlah menyakiti ku. Oh sungguh, selama ini aku juga tidak pernah berkata pada mereka kalau aku ini patut mereka kasiani, dan aku ini satu-satunya orang yang tersakiti karena hubungan yang pernah kita jalin. Percayalah, aku bahkan tidak pernah berniat melakukan itu.
Aku sedih, bukan karena kamu tlah memiliki yang lain. Tapi aku sedih karena perkataan mu pada mereka. Aku tidak tau apa saja, sampai salah satu diantara mereka bercerita dia jengkel dengan ku, dan katanya karena cerita mu. Padahal ngapain dia aja aku nggak pernah. Plis dan kali ini aku mohon, kalau kamu ingin meminta maaf dengan ku kali ini aku buka lebar-lebar pintu maaf itu. Tapi sadarilah, kesalahan mu yang satu ini. Bercerminlah, dan pastikan kamu juga melihat titik kecil itu, aku sudah memaafkan kesalahan besar mu karena pernah meninggalkan ku tapi mungkin suatu saat pintu maaf untuk satu kesalahan ini tidak akan terbuka lagi. Tapi aku akan selalu menunggu, tau kah mengapa? Karena aku menyayangi mu. (ohTuhan)
Aku harap kamu tidak membenci ku, lagi pula kamu tlah menulis di buku ku kata-kata itu bukan? Dan aku harap kamu memang benar-benar masih memegang kata-kata itu. Sungguh tak apa bagi ku jika suatu saat kamu benar-benar melupakan ku, karena mengingat mu saja sudah cukup bagi ku.
Mungkin kamu pernah mendengar kalimat itu beberapa tahun yang lalu, kalau kamu masih ingat ketika itu kita hampir mengakhiri kisah ini.
with regret pain hurt and everything in my deep heart, miran

