Laman

Tampilkan postingan dengan label my poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my poem. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2011

Kecanduan lagi

jetaime Haloo apa kabar hari ini hati? Makin cerah aja tiap hari. Uda kayak matahari. Rasanya …… terus terusan hepi. Nggak bohong deh ini. Uda kayak hidup lagi.

Bisa senyum terus tiap pagi. Bisa ketawa terus lagi. Iya gara-gara nelen ekstasi. Seneng nggak si? Bisa sebahagia ini lagi?

Tapi ekstasi yang ini masih kebagi-bagi. Bukan buat aku aja si. Jadi stoknya kadang kurang kadang lebi. Kalau pas sering lebi si……… aku rela!

Tapi kalau stok mulai kurang, aduh keder sendiri. Rasanya pingin pergi. Rasanya sakit ati woy sakit ati. Jadi kesel sama yang produksi. Nggak inget gue yang disini butuh ekstasi.

Errr yang produksi tau nggak si? Sakit ati nunggu stok lebi. Lagian juga si. Kenapa mesti pake sakit ati. Nggak bisa ngerti kondisi. Emang dasar sakit ati nggak tau diri.

Tapi yang pasti. Makasi. Uda mampir ke hati. Lain kali datang lagi. Tapi prokduksi buat aku sendiri. (Y)

Rabu, 16 Maret 2011

Seperti Ini (˘̩̩̩╭╮˘̩̩̩)

Teringat saja aku lagi lagi lagi dan lagi
Pahitnya ketika hati telah dikhianati
Terpaku membisu meratapi yang telah terjadi
Tersungkur dan tersadar bukan juga salahnya
Tersakiti, terhina akan perkataan mereka
Tapi ada benarnya juga
Tak mengelak dan tak mau terus menyalahkan
Aku pun salah, tapi aku pun kecewa
Lantas haruskah mereka menghakimi diri ini saat itu?
Aku juga tersakiti, kalian tahu itu bukan?
Mungkin itu bukan sandiwara ketika dulu kamu baik.
Itu bukan omong kosong ketika kamu berjanji padaku
Kamu bukan jahat atau tak baik lagi.
Kamu hanya tak tahu untuk apa memberi hati lagi.
Kamu bukan pembohong atau hanya berbasa-basi.
Kamu hanya tak tahu untuk apa menjaganya.
Memberi madu pada orang yang selalu memberi mu racun.
Menjaga janji untuk orang yang tak pernah menginkannya.
Ku akui memang ini salah ku.
Tak pernah menghargai kebaikan mu.
Dan tak pernah menunjukan keinganan ku.
Maafkan aku :”””””””””””””””””””””””””””””(
Sungguh. Bukan. Ingin ku. Seperti. Ini.

Rabu, 23 Februari 2011

Ekstasi

Aku ini korban kecanduan obat-obatan
Gara-gara dulu suka kelebihan makan ekstasi
Dulu sih nggak ada masalah kecanduan
Iya, dulu pas sebelum persediaan ekstasi belum dibatasi

Aku udah ketagihan ekestasi
Dan itu bikin aku ingin nyoba lagi
Trus tiba-tiba aja yang produksi pergi
Wah dasar tukang produksi nggak tau diri
Nggak punya hati, main asal pergi
Nggak mikirin yang disini masih butuh ekstasi

Maunya diproduksi lagi, maunya nyoba lagi
Tapi ekstasi yang aku makan diproduksi khusus untuk aku sendiri
Gimana ini hati? Butuh sekali ekstasi
Biar bisa bahagia, biar bisa relax lagi

Sekarang udah nggak kecanduan lagi
Udah nggak butuh ekstasi lagi
Udah direhabilitasi
Dan udah nggak pernah ngerengek minta ekstasi lagi

Tapi tiba-tiba ditawarin lagi ekstasi yang sama
Yang produksi juga masih sama
Tapi uda basi, hati udah mati rasa
Udah capek berharap, nunggu lama disini tapi hasilnya sama aja

Andai yang buat ekstasi nggak datang lagi
Iya nggak datang lagi kesini, lubuk hati
Nggak ngedor-ngedor pintu hati
Pasti nggak gini lagi

Nggak sakit hati lagi
Nggak pingin mati lagi
Eh tukang produksi, bisa jauh pergi?

February,2011byMiran

Kamis, 10 Februari 2011

Be a Bad Girl

Ini yang kalian bilang feminim?
Ngeluarin air mata sepanjang malam buat laki-laki
Frustasi mampus depresi sampai nggak mau makan
Iya penyebabnya satu gara-gara laki-laki

Aduh lucunya, cute banget, manis banget
Iya itu? Aduh kuno banget
Idih najis banget ngeliat kalian
Maaf aja ya, kalau ada kata lebih rendah dari pada tolol mungkin itu lebih pantas

Perempuan sekarang mesti berani
Bukan kayak kartini
Yang berjuang setengah mati
Demi kita yang butuh ilmu ini

Perempuan sekarang mesti sadar diri
Kalau lelaki itu banyak yang nggak tau diri
Tukang makan hati
Dan kerjaannya nggak lebih mainin hati

Mungkin karena keseringan mainin kompi
Jadi setiap perempuan dianggap kayak dota, pb, atau cz

Aku kasih tau ya kawan
Mereka itu tetawa ketika kita sia-sikan air mata kita
Mereka itu tersenyum ketika kita pamer gloomy face kita
Mereka bahkan dengan tidak sadar menyakiti kita
Dan apa yang mereka katakan ’maaf’
Astagaaa mereka pikir kata maaf itu bisa ngilangin sakit hati

Tuhan itu sudah berkata
Perempuan Ia ciptakan untuk disayangi
Bukan disakiti iya bukan?
Tapi apa yang mereka lakukan?

Kita itu nggak ngajarin kalian hal jelek kok
Nggak ada salahnya kali jahatin laki-laki
Nggak ada salahnya kali sekali-sekali mainin perasaan laki-laki
Bukan maksudnya dendam
Tapi ini sebuah keadilan

Kita ini cuman kaum minoritas
Yang kalian anggap cuman merusak nama baik perempuan
Tapi kalau tidak ada kita, laki-laki itu nggak akan pernah jera
Jadi biarkan kita tetap menjadi diri kita

Nggak butuh skill kok buat jadi kayak kita
Main tega aja, gampang kan?
Dan satu hal yang haram hukumnya
Benar-benar cinta hahaha.

Mengerti lah, bahwa kita hanya tak ingin melihat kalian selalu diinjak-injak
Kita saling mengerti saja satu sama lain
Dan mohon jangan sekali-sekali melarang kita melakukan hal ini
Karena suatu saat kalian akan menyesal

Tentunya, karena setiap dari kalian mungkin bakal merasakan
Apa yang kita pernah rasakan
............................

We’re a bad girl,
And we’re proud
We’re a bad girl and……
We’re just their Barbie…
And they not play with us but we will play with them

by Young-Girl
Februari 2011

Rabu, 22 Desember 2010

Happy Mother's Day :)

Happy Mother's Day For All Mom
(play song Boys II Men-A song of mama)


Dear mom ......

Sehangat mentari

Yang selalu membangunkan ku dari tidur lelap

Yang selalu memberikan kehangatan disetiap hari-hari ku

Sebening embun

Kasih sayang yang kau berikan untuk ku

Suci , tulus , tanpa pamrih

Sungguh tak sebanding dengan kasih sayang yang ku miliki untuk mu

Semerdu alunan musik

Do'a yang senantiasa kau panjatkan untuk ku

Mama ,

Kau lah pahlawan hidupku

Kau lah sumber kebahagiaanku

Mama ,

Maafkan semua kesalahanku

Yang selalu menyakiti hatimu

Jerih payah mu tak tertandingkan

Jerih payahmu tak tertandingi

Membuat ku selalu ingin seperti Mama

Mama ,

Doaku selalu menyertaimu

Terima kasih atas segala panduanmu

Hidupku begitu berarti karenamu

Semoga Tuhan selalu melindungimu

Dan segala impianmu terwujud atas kehendak-Nya

Kasih sayangku untukmu selalu

Walau tak terlukiskan, namun selalu tercipta untukmu

For all mom, we love you .....

And for my mom, I can't explain my feeling for you I'm proud I'm glad I love you more than anything in this world ...

With love, your daughter

Nyai/Diang/Lia/Kakak/Amir


Kamis, 16 Desember 2010

Drugs


Hari demi hari, aku merasa ada yang berubah dari diri aku. Apa ya? Bagaimana bisa? Hah? Tak ada yang menginginkan itu terjadi.
Cukup tau ya, hati aku sekarang uda mati rasa. Disentuh aja belum tentu ngerespon, dipukul belum tentu ngerasa sakit.
Pengaruh terlalu addicted sama itu obat, cintanya. Uda hampir 3 balun nih nggak pernah makan itu lagi.
Addicted sih udah enggak, tapi yang namanya orang uda kecanduan. Apa bisa sih buat berhenti? Uda nyoba segala cara tetep aja nggak bisa.
Padahal mesti ngebiasain, secara obatnya uda nggak produksi lagi. Kalau stock abis masih bisa nunggu sampai ada.
Uda nggak ada yang produksi lagi, bisa apa aku? Nyari sisa-sisa di botol obat? Kalau bisa aku makan aja deh botol-botol obat, kenangannya.
Tapi ya mandangin botol obat juga kadang bikin nyesek. Eh plis dong, pingin kok aku buang semua botol-botol itu cuman nggak tega.
Biar sekalian hancur, deh dan nggak datang-datang lagi kesini, pikiran ku. Capek kali mikirin hal yang sama sekali nggak ingin dipikirkan.
Masih ngarep sih perusahaan (kamu) bisa produksi obatnya lagi, cinta mu. Tapi mau beli pake apa? Uda kere gini.
Lagian, pastinya harganya bakal jauh lebih mahal dari dulu. Mana sanggup aku beli kalau gitu.
Yasudah lah, apa mau dikata biarin deh hati mati rasa. Masih bisa hidup kan? Ntar kalau ketemu obat yang cocok, bisa deh dicoba.


Yakin sih, obatnya pasti masih ada sisanya di perusahaan. Disimpen sampai kapan ntah deh ....

xoxo,Miran

Selasa, 16 November 2010

Tatapan Mu

Pernah ku lihat tatapan mata mu itu. Bahkan dulu sering ku lihat tatapan itu. Bahkan sampai sekarang tatapan itu masih sama, sama sekali belum berubah. Masih tetap teduh, masih tetap menggertarkan hati, dan masih menatap ku.
Sebenernya kadang ku bertanya-tanya mengapa masih kau berikan tatapan mata mu itu kepada ku? Namun aku cukup tau kenyataan yang terjadi. Sebenarnya aku tak ingin lagi melihat tatapan mata itu, yang selalu membuat langkah ku dua kali lipat lebih cepat. Yang selalu membuat jatung ini makin cepat berdetak.
Cukup ku sadari, hanya itu yang dapat membuat ku tenang. Melihat tatapan mata mu, senyum manis mu, dan yang terpenting melihat mu bahagia. Aku memang pernah menyakiti, tapi bukan berarti aku tak ingin melihat mu bahagia. Aku tau aku terlalu jahat, tapi bukan berarti aku tak ingin menjadi baik.
Kadang ku sesali mengapa dulu suka ku sia-siakan tatapan mata itu. Karena memang dulu aku tak sanggup melihatnya. Dan mengapa baru sekarang ,ku sadari betapa berarti tatapan mata itu. Yang lebih menyakitkan, mengapa baru sekarang selalu ku cari tatapan mata itu.

with love,

Letter For My Earth


How are you my earth?
Oke that sounds stupid
Cause I know you not fine now
Cause we hurted you

But us, we are not fine at all
A feeling guilty is haunting us
And you don’t want to know that again
Because you are getting tired with all our attitude

It’s not easy for you to forgive us
Cause we always repeat all our mistake
We cut all trees in the forest
And we like to littering

I’ve tired so much harder
But they don’t even want to hear
I’ve tired to fix it
I’ve talk to them

I said “Please stop hurt my earth!”
But what they replied?
They said “It’s my work, I can be poor if I stop do it”
That sounds really selfish

They do everything just because money
And never think about other people
Of course how sick this earth
When they try to broke this earth

I don't wanna blame anyone
We shouldn't did those stupid things
I am sorry earth
I regret it and I don't know what to do

Earth, I don't have any other explanations
To tell on this letter, but I truly sorry
Forgive us
I wish you can be better like yesterday
12 November 2010

Senin, 15 November 2010

Biarkan Waktu Tak Lagi Berputar


Biarkan waktu trus seperti ini. Ketika musim hujan datang dan tidur malam ku selalu di temani suara tetesannya. Biarkan waktu trus seperti ini. Ketika malam datang dan tak ku lihat bintang terang di langit yang biru. Kelam dan gelap. Biarkan waktu trus seperti ini. Agar ku selalu merasakan bahwa tiada lagi kau di sampingku.
Aku bukan takut untuk disakiti, tetapi aku takut menyakiti. Aku bukan takut mencintai, tetapi aku takut dicintai dan tidak tau bagaimana cara untuk membalasnya. Aku tak takut menangis, yang ku takuti membuatnya menangis. Aku tak takut kecewa, yang ku takuti membuatnya kecewa.
Betapa butir air mata ku yang ku jatuhkan bersamaan turunnya hujan tiada guna lagi. Menangisi penyesalan dan menanyakannya 'mengapa baru ku sadar ini? mengapa baru ku sesali ini?'. Seolah ingin meminta kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Tapi biarlah, percuma. Biarkan waktu trus seperti ini.
Seandainya aku menjadi seorang pemutar waktu. Mungkin ingin ku putar waktu saat ku bersamanya, dan ku tak akan menyia-nyiakannya. Tapi yang ku inginkan sekarang hanyalah biarkan waktu seperti ini.
Seperti musim hujan ini. Seperti tetesan air hujan ini. Yang meyakinkan ku, yang membuat ku percaya, bahwa tiada lagi kau disamping ku. Cinta masih disini, namun semua tlah berbeda. Biarkan waktu seperti ini, agar aku selalu dapat mengenang mu.
Ini jauh lebih damai, dari pada mendengar semua perasaan mu. Ini jauh lebih damai dari pada harus merebutkan mu. Tersenyumlah karena kau bisa, bukan tersenyum karena kau belum bisa. Tertawalah karena kau sudah tidak, bukan karena kau masih.

with love,

Minggu, 14 November 2010

335.494.400 detik

Aku tak ingin menuliskan ini lagi. Apalagi saat ini semuanya hanya tumpukan berkas. Dan berharap semua ini akan kembali seperti 335.494.400 detik yang lalu. Itu tak akan pernah bisa terjadi. Betapa hangatnya kasih sayang ku dapatkan dari mu. Betapa sabarnya kamu menghadapi sikap ku. Dan bagaimana cara mu untuk tetap bertahan. 335.494.400 detik kamu bertahan.
Aku benci mengatakan ini, tapi jika ini adalah yang harus ku katakan. Dengan keyakinan dan hati ku aku katakan, aku sangat menyayangi mu.
Ntah ini adalah sebuah keberuntungan ku, atau malah petaka bagi ku. Ketika mengetahui, dan menyadari. Bahwa .....
Kau masih sayang menyayangi ku dan ku tau aku bukan satu-satunya orang yang kau sayangi. Bagaimana dengan perbandingan yang kau berikan, itu cukup tidak adil. Kau berikan angka besar pada ku dan kecil padanya. Tapi kau dengannya bukan dengan ku. Sekali lagi ku sadari, ku yang menginginkannya.
Ntah apa yang kau takuti, tentang keadilan Tuhan. Aku yakin Tuhan jauh lebih tau keadilan dibanding makhluknya menciptakan keadilan. Tak perlu kahwatir dengan ketidak adilan-Nya, bila pernah ku menyakiti mu, aku yakin cepat atau lambat aku akan mendapatkan balasan. Dan apabila menarik ulur layaknya yoyo adalah kebahagiaan mu, lakukanlah. Karena yang ku inginkan hanya melihat mu bahagia.
335.494.400 detik yang tlah kita lalui tak akan pernah dapat aku lupaka. Walau kau memohon dan meninta ku untuk melupakaanya maaf ini tidak semudah ketika ku hapus goresan pensil di atas kertas dengan penghapus. Hal itu tlah melekat pada berkas berkas memori dalam otak ku.
Dan jangan pernah memaksa ku untuk menggantikan mu, karena kamu yang belum dapat pergi dari hati ku. Bukan cara ku mencari lelaki lain hanya untuk mengusir mu dari hati ku. Dan membuat mu pergi jauh dari pikiran ku. Aku lah yang tau apa yang terbaik untuk diri ku.
with love

Minggu, 31 Oktober 2010

Kegagalan (Gatot)

Apa yang harus ku katakan pada CINTA yang tak mampu menepis tangis atas kegagalanku?
Sesuatu yang semestinya menjadi penyempurna hidupku, justru menyisakan jejak-jejak hitam di masa lalu yang kemudian tak akan pernah dapat kulupakan di masa yang akan datang nanti.

CINTA hadir saat aku tak inginkan kehadirannya. Sejenak mengukir kenangan indah dihidupku, memberi arti dalam setiap langkahku, dan berusaha membuka ruang kosong dihatiku yang hampir tertutup.

Lalu ia pergi meninggalkanku begitu saja disaat aku harus mengakui bahwa ia telah berhasil merebut hatiku dan menempati ruang kosong itu.

Menyalahkanku dengan segala kekurangan yang kumiliki, tapi aku benar-benar membutuhkannya! Aku hanya mampu tersenyum pahit atas kepergiannya. Dan, LAGI-LAGI AKU GAGAL!

Apa yang harus aku katakan pada sang waktu yang tak mampu mengulang masa lalu agar aku dapat memperbaiki segala salahku, dan memutihkan kembali yang telah hitam, meski ku tau itu tak semudah membolak-balikan telapak tangan.

Aku ingin hidupku sempurna!

Ku tau, pada dasarnya tak ada hidup yang sempurna, dan menyempurnakan hidup itu bukan hal mudah bagi manusia lemah sepertiku. Hanya sang waktu yang mampu menentukannya.

Apa yang harus aku katakan pada sebaris senyum dibibirku yang sesungguhnya tak mampu menyamarkan luka di hatiku? Senyum yang merupakan keindahan bagi setiap orang, namun merupakan isyarat untuk sesuatu yang pahit bagiku.

Tersenyum saat hati menangis,
Tersenyum saat diri dikecewakan,
Tersenyum saat raga sedang gelisah,
Tersenyum saat batin terluka.

Aaaah,aku jenuh dengan semua itu! Kumohon mengerti aku. Kumohon hargai aku. Aku ingin tertawa lepas tanpa harus ada tangis di balik tawaku! Hanya itu yang ku minta pada kalian yang selalu saja memberatkan langkahku. Aku ingin berdiri tegak di atas kebahagiaanku, tanpa harus merasakan sakit saat terjatuh ke dalam jurang kekecewaan.

Rabu, 29 September 2010

Life-Die

Kehidupan-Kematian

Detik ini mungkin ku bahagia

Namun kita tak pernah tau

Apa yang akan terjadi

Beberapa menit yang akan datang

Allah begitu mudahnya

Membolak balikan perasaan kita

Membahagiakan kita dan membuat kita sedih

Bahkan itu lebih cepat dibandingkan kekuatan cahaya

Sudah kita sadari

Bahwa kita di dunia hanya sementara

Bahwa apa yang diberikan Allah semata hanya titipan

Bahwa segala hal yang ada di muka bumi akan kembali padaNya

Ya Allah apakah salah diri ini terlalu berbahagia di dunia?

Sehingga terkadang hamba lupa pada Mu

Yang memberikan hamba nafas dalam setiap kebahagiaan

Dan terkadang hilaf dengan melakukan kesalahan?

Hamba mohon ampun atas segala dosa yang hamba perbuat

Atas segala hilaf yang hamba lakukan

Karena hamba bukan lah manusia utusan mu yang sempurna

Atau seorang malaikat ciptaan mu yang tak memiliki nafsu

Ya Allah, bila hamba dapat memohon

Hamba harap masih Kau berikan waktu

Untuk hamba membahagiakan mereka

Mereka yang menyayangi hamba

Dan bila suatu saat nanti tiba waktunya Kau memanggil ku

Hamba harap, orang-orang disekeliling ku tersenyum

Jikalau mereka menangis, mereka menangis bahagia

Karena teringat bahwa hidup di dunia hanya sementara

Selasa, 17 Agustus 2010

Dear my Beloved Country Indonesia


Dirgahayu Indonesia

Sekarang kau sudah berumur 65 tahun,

Cukup tua dan cukup berpengalaman,

Banyak hal yang tlah kau alami selama 65 tahun,

Susah mudah, sedih senang..


Teringat perjuangan mereka untuk mempertahankan mu,

Miris, letih, lelah, sulit,

Mereka berjuang mengorbakan nyawa,

Hanya demi memperjuangkan mu..


Sekarang kami tunas bangsa merasakan jerih payah mereka,

65 tahun yang lalu dibacanya teks proklamasi,

Kau lahir, dan bangsa ini bangkit dari penjajahan

Semua orang bersua Merdeka! Merdeka!


Sebuah hararapan terangkai indah di hati ku,

Ku ingin mengubah mu jauh lebih baik dari sekarang,

Membebaskan mu dari penjajahan para wakil-wakil rakyat biadap,

Dan semua hal yang membuat mu kecewa.



Jumat, 30 Juli 2010

Pinkie Promise ☺♡


what can I do to make you believe?
If I really can't to stop loving you ..
to stop thinking of you ..
and I don't know why,
you always in my mind ..
so? why I really want to leave you?
not me, want to do that, but my heart ..
If you hurt me, can my heart keep survive to loving you?
maybe not, my heart can't to be your toy?
I know you understand
so, can you promise to keep your promise?
to don't make me dissapointed?
If you love me, you will ..
because I don't want to feeling apart again ..
and lose someone like you ..
cause the truth to find another boy
to changed you in my heart,
not easier like I think ..
the pinkie promise we made
I will keep that promise
to never leave you
to keep with you
to love you always ..



Kamis, 29 Juli 2010

Syair~

well, aku pingin berbagi syair-syair ugly yang aku buat dan satu syair yang dalem banget dari pacar ku :** hehe. so, cekidot

first syair, by me. ini syair tugas bhs. Indo aku buatnya kurang lebih 5 menitan doang habisa kalau gak baut ntar gak pulang jadi buat buat aja deh. really really ugly..

Perlahan namun pasti
Tangan itu mengetuk pintu hati
Perlahan ku buka pintu hati

Dan kau masuk dengan pasti


and second, from my boy friend kewl dalam dan jempol lah (YY) :DD

Saat cinta menjadi satu
Hanya ada kau dan aku

Jangan kau meninggalakan aku

Karena kaulah cinta sejati ku


and this, to replied syair dari pacar ku, asli ngaurnya haha tapi pake hati loh buatnya :)))

Mencoba bertahan untuk tetap bersama mu
Untuk tetap disamping mu

Menyayangi mu selalu

Sampai saat ku berpisah dengan mu


Jujur tak ingin ku rasakan perpisahan itu

Yang membuat tetesan air mata membasahi pipi ku

Namun apalah daya diri ku
Kita pasti berpisah suatu waktu


Janji kelingking untuk tak ingin pergi

Mungkin hanya akan menjadi janji
Tanpa ada suatu pembuktian untuk mu yang mempercayai

Walaupun sungguh ingin ku tepati

yes it's true! all syair about love. I can't make syair about other things hehe. ya just this, so ugly right? I can't make syair hehe well, thanks for read yay! bye~

Kamis, 22 Juli 2010

No Time


I want to share this poem for you all. about "pray". by Fatma Muslima



“PRAY”

I knelt to pray but not for long,
I had too much to do.
I had to hurry and get to work
For bills would soon be due.

So I knelt and said a hurried prayer,
And jumped up off my knees.
My Muslim duty was now done
My soul could rest at ease.

All day long I had no time
To spread a word of cheer.
No time to speak of Allah to friends,
They’d laugh at me I’d fear.

No time, no time, too much to do,
That was my constant cry,
No time to give to souls in need
But at last the time, the time to die.

I went before the Lord,
I came, I stood with downcast eyes.
For in his hands God held a book;
It was the book of life.

God looked into his book and said
Your name I cannot find.
I once was going to write it down…
But never found the time.

and with Indonesian versi like this..

SHOLAT

Kulipat lutut dan bersujud, namun tak lama
Banyak urusan untuk dituntaskan
Harus bergegas dan kembali bekerja
Untuk makan dan bayar tagihan


Maka kulipat lutut ringkaskan sholat

Berdiri segera langkahkan kaki

Lega hati pikiran istirahat

Satu kewajiban telah terpenuhi


Tak ada waktu aku melihat

Membawa Allah di antara teman

Sampaikan firman-Nya walau satu ayat
Malu diri jadi cemoohan


Tak ada waktu, tak ada waktu

Banyak urusan untuk dituntaskan

Tak ada waktu bagi jiwa yang perlu
Sibuk makan dan bayar tagihan


Waktu berlalu bagaikan kilat

Menyambar nyawa lepaskan jasad
Kini jiwa di tengah mahkamat

Tertunduk di depan penguasa jagad

Di tangan Allah buku kebaikan


Namun namamu tak Kutemukan

"Dahulu kuingin menuliskan

Namun tak ada waktu tuk menggoreskan"

now, how? I hope we can take a positif things for that's poem :)

Selasa, 20 Juli 2010

Believing In You

Clock hanging on my wall
time like a friend
ticking reminding me it isn't
fast moving through me
car taking me somewhere new
driving looking at you
road a turn you made
direction that leads you here
path we are on together
stones like arrows if you get lost
tomb letting thoughts die
lost in a thought you told me
love what are you thinking
emotion burning inside
strong like arms to hold me
faith believing in you

As Long As You Here

Can't count the miles,
you're away from me.
Can't count the moments,
you're so close to me.

Never thought my heart would sound this beat,
but heart and thoughts were incomplete :

. . . You were not here.

How can this be wrong ?
This feeling deep inside, so strong.
In God hands, we will share our heart.
It never ends, over and over again, a new start.

Never knew life could be so tender . . .
To this life, to this love, to you, I surrender . . .

Heart and soul
body and mind
silence and sound
to you I send it all
sweet and kind
with love all around

Never thought I could feel this way, this way
loved, blessed and sheltered
loving, blessing and sheltering,
day after day after day,

. . . As long as you are here

Mom's Cup

Defining a remedy that was clearly the best
as the warm fluid coated our irritated throats
Mom's cup of hot lemon tea
sang a silent lullaby for a good night's rest.
This ritual could not be rushed
for the cup of hot lemon tea
would not permit that to be.

Cradled in her floral tapestry rocking chair
she savored the hot fluid in a fine, gold rim bone china teacup
often falling asleep engulfed in tranquility
like a butcher's scale
balancing the cup on her lap
never once spilling a single drop.

Touching her gently
not to abruptly startle her
I whispered, "Mom wake up."
Opening her eyes
smiling and resuming her metrical rocking
with a pacifying look
and a calm demure reply
she stated, "I wasn't asleep, only resting my eyes."

Picking up the same habit
whether my throat was irritated or not
slowly drifting to an enticing nap
tranquilized and unable to finish that nice hot brew
on my lap I balance a cup and saucer
hearing the whisper of a yet familiar voice saying
"Wake up before you burn yourself!"

Sabtu, 17 April 2010

Keraguan

Sentak ku langsung tersadar
Dari semua hal yang tlah ku jalani selama ini
Yang hanya ku anggap sebuah rekayasa
Sungguh ku tak percaya
Kau sungguh-sungguh menyangi ku
Dan semua ini nyata, kau ada
Semua rasa sayang, kalimat sayang dan semuanya yang kau berikan
Semua yang selalu kau berikan dengan tulus
Ini bukan sebuah mimpi, ini nyata
Ntah lah, setan apa yang membuat ku berpikir seperti itu
Aku sama sekali tak mempercayai semua ini

Lalu kau teteskan air mata mu? hanya karena ku?
Sungguh, ku tak percaya semua ini adalah kenyataan
Ku berpikir, kau hanyalah sebuah pemikiran ku
Tentang seorang lelaki yang bisa mengerti dan menyayangi ku setulus hati
Namun, ku sadar kau nyata, dan kau ada

Aku merasa bersalah, tlah membuat mu menangis
Aku tak bermaksud untuk melakukan semua ini
Aku hanya tak dapat melakukan hal yang sama sekali tak ingin ku lakukan
Aku tak bisa memaksakan semua yang kau inginkan
Aku sama sekali tak ingin mengatakan semuanya
Dan maaf, walau pun tetesan air mata itu sudah keluar
Aku tetap tak bisa, aku sudah telanjur
Ku sadar, ku tak memiliki alasan yang pasti untuk menolak semua keinganan mu
Sedangkan kau? kau hanya ingin, tak menyakiti perasaan ku

Huft. maaf kan aku, aku sangat salah melakukan hal ini
Hanya saja, aku tak bisa melakukan hal ini, aku tak bisa
Sekali lagi ku katakan, maaf, aku sungguh-sungguh tak menginginkan hal ini terjadi
Maaf, ku tlah membuat tetes air mata mu terjatuh
Maaf, ku baru sadar akan semua rasa sayang mu
Dan maaf, aku tak dapat melakukan sesuatu hal yang tak ingin sama sekali ku lakukan

Maaf maaf maaf, hanya kata itu yang bisa ku katakan
Aku sadar sekarang, hanya kau yang mengerti diri ini
Dan kau adalah salah satu dari banyaknya orang yang mempunyai rasa sayang yang tulus
Maafkan aku, ku tlah ragukan semua yang kau miliki
Sekarang ku sadar, bahwa kau tulus menyayangi ku, dan ku tak ragu untuk membalas semuanya.
don't leaving me dear :(